sppg_situbondo.db (SQLite Normalized) • Snapshot September 2026 • Data Sensitif Dinormalisasi

Audit & Infografis Operasional
108 Satuan Pelayanan Gizi Situbondo

Satu peta data faktual berbasis basis data relasional Kabupaten Situbondo: memadukan realisasi distribusi nyata 118.521 Penerima Manfaat, verifikasi ketat 59 dapur dalam pipa persiapan, dinamika akselerasi peluncuran, dan proyeksi logistik bahan baku dapur harian.

Total Unit SPPG
0
45 Beroperasi • 59 Persiapan • 3 Menunggu VA • 1 Suspended
Penerima Manfaat (PM) Real
0
Tercatat aktif di 46 dapur penyalur (Rata-rata 2.576 PM/unit)
Kelompok Penerima (KPM)
0
Titik distribusi sekolah, pesantren, dan kelompok balita
Kesiapan Beroperasi
41,7%
45 dari 108 SPPG sudah aktif mendistribusikan makanan gizi

Proporsi Status 108 Dapur SPPG Situbondo

45 Operasional • 59 Persiapan • 3 Menunggu Top-Up VA • 1 Suspended
Operational
45 (41,7%)
Dapur resmi melayani distribusi makanan bergizi dengan catatan PM/KPM nyata.
Preparation
59 (54,6%)
Lokasi dalam pipa pembangunan fisik, instalasi sarana, dan verifikasi kelayakan.
Awaiting VA
3 (2,8%)
Kepala SPPG telah ditugaskan SK resmi, menunggu injeksi saldo Virtual Account operasional.
Suspended
1 (0,9%)
SPPG Situbondo Panji Mimbaan 2 dinonaktifkan sementara untuk evaluasi operasional.
0 Kepala SPPG Ditugaskan
0 Pengawas Gizi & Keuangan
0 Yayasan Mitra Pengelola
0 Koordinator Kecamatan (Korcam)
Analisis Teritorial Wilayah

Status Kesiapan per 17 Kecamatan

Persebaran 108 SPPG di seluruh kecamatan Kabupaten Situbondo. Evaluasi disparitas menunjukkan konsentrasi dapur operasional di koridor kota dan timur, sementara wilayah pedalaman barat masih memerlukan intervensi percepatan infrastruktur.

Kecamatan Terdepan: Panji & Situbondo Kota
Kecamatan Panji memimpin dengan 6 dapur operasional melayani 19.036 PM, disusul Kecamatan Situbondo dengan 5 dapur operasional melayani 14.883 PM. Keduanya menjadi episentrum distribusi pangan gizi utama di Situbondo.
Wilayah Tertinggal: Sumbermalang & Arjasa
Kecamatan Sumbermalang belum memiliki satu pun dapur operasional (0/2, 0 PM real), sementara Arjasa memiliki 4 titik SPPG namun seluruhnya belum aktif (3 persiapan, 1 awaiting VA, 0 PM real). Wilayah ini merupakan prioritas pengawasan lapangan.
Hijau: Operasional Biru: Persiapan Kuning: Menunggu VA Klik baris untuk rincian unit SPPG
Realisasi Layanan Gizi

Jejak Distribusi Nyata (Realisasi KPM & PM)

Evaluasi kinerja penyaluran dari 46 SPPG yang telah mencatatkan data distribusi riil. Rata-rata beban per unit mencapai 2.576 PM atau 85,9% dari batas kapasitas operasional ideal (3.000 PM per dapur).

11
> 3.000 PM
Kapasitas Maksimal (High Demand)
18
2.500 - 2.999 PM
Skala Standar Optimal BGN
13
2.000 - 2.499 PM
Skala Menengah
4
< 2.000 PM
Tahap Rintisan / Wilayah Khusus
Top 5 Penyalur Terbesar
5 Unit Penyaluran Terkecil (Rintisan)

Tabel Lengkap 46 Dapur Distribusi Riil

ID SPPG Nama Unit SPPG Kecamatan Kepala SPPG KPM Real PM Real % Kapasitas
Audit Infrastruktur

Progres 59 Dapur Persiapan & Red Flag

Audit fisik terhadap 59 unit SPPG dalam tahap persiapan. Verifikasi oleh Koordinator Kecamatan (Korcam) menemukan bahwa lebih dari separuh (55,9%) belum memenuhi standar kelayakan, termasuk temuan kritis titik koordinat fiktif.

Funnel Progres Fisik Dapur (0 → 100%)

0% – 20% (Tahap Awal / Mandek) 28 Dapur (47,5%)
21% – 50% (Konstruksi Struktur Dasar) 15 Dapur (25,4%)
51% – 80% (Finishing & Instalasi Alat) 11 Dapur (18,6%)
81% – 100% (Siap Uji Operasional) 5 Dapur (8,5%)

Hasil Verifikasi Kelayakan Korcam

Dinyatakan Layak
26
44,1% dari 59 Dapur
Tidak Layak
33
55,9% dari 59 Dapur

Sebanyak 33 dapur dinyatakan tidak layak karena ketidaksesuaian tata letak standar higienitas pangan (HACCP), keterbatasan pasokan air bersih, atau progres fisik yang terhenti tanpa kejelasan mitra pelaksana.

TEMUAN KRITIS DATA QUALITY: 6 KASUS LOKASI FIKTIF / TIDAK DITEMUKAN

Audit lapangan menemukan 6 titik usulan SPPG berstatus "Lokasi Tidak Ditemukan" dengan keterangan resmi Korcam "Fiktif" atau berupa lahan kosong/sawah tanpa aktivitas pembangunan. Data ini menandai red flag integritas pengajuan mitra.

SPPG Asembagus Mojosari
Kec. Asembagus • ID: VBG1MQTC
Temuan Korcam: Status "Fiktif", progres fisik 0%, verifikasi Tidak Layak.
SPPG Banyuglugur Lubawang
Kec. Banyuglugur • ID: V10QYKP1
Temuan Korcam: Status "Fiktif", progres fisik 0%, verifikasi Tidak Layak.
SPPG Banyuputih Wonorejo
Kec. Banyuputih • ID: QZ9AFQSD
Temuan Korcam: Status "Fiktif", titik koordinat tidak ditemukan di lapangan.
SPPG Bungatan Bletok
Kec. Bungatan • ID: CHLS9BSZ
Temuan Korcam: Lahan kosong atau sawah, tidak ada proses pembangunan apa pun.
SPPG Kapongan Landangan
Kec. Kapongan • ID: HFO77ID7
Temuan Korcam: Titik belum jelas akibat pergeseran lokasi tanpa pembaruan izin.
SPPG Panji Kayu Putih
Kec. Panji • ID: G08GIR2I
Temuan Korcam: Titik koordinat terdata sebagai lokasi fiktif.
Dinamika Waktu

Linimasa Akselerasi Peluncuran 49 Dapur

Pertumbuhan kumulatif pembukaan dapur dari peluncuran perdana pada 24 Juni 2025 hingga ekspansi Mei 2026. Laju peluncuran mencapai puncaknya pada Oktober 2025 dan Februari 2026.

Gelombang 1
Perintis (Jun – Agu 2025)
6 Dapur
SPPG percontohan Besuki, Panji, dan Arjasa.
Gelombang 2
Akselerasi (Sep – Des 2025)
19 Dapur
Puncak peluncuran Oktober 2025: 11 dapur dalam 1 bulan.
Gelombang 3
Ekspansi Pesisir (Jan – Feb 2026)
16 Dapur
Penetrasi Banyuputih, Panarukan, dan Kapongan.
Gelombang 4
Konsolidasi (Mar – Mei 2026)
8 Dapur
Stabilisasi operasional dapur mitra yayasan.
Proyeksi Rantai Pasok

Proyeksi Kebutuhan Bahan Baku Harian & Bulanan

Perhitungan kebutuhan bahan makanan pokok harian berdasarkan standar gramasi resmi BGN Situbondo (Master Menu) dikalikan dengan jumlah Penerima Manfaat riil. Bandingkan skala pasokan saat ini dengan target kapasitas penuh 108 SPPG.

Realisasi Pasokan Aktif Saat Ini
118.521 PM

Kebutuhan beras mencapai 7,70 Ton/hari dan daging ayam karkas sebesar 11,73 Ton/hari. Angka ini telah menyerap sebagian besar kapasitas distributor bahan pangan lokal Situbondo.

Target Saat 108 Dapur Beroperasi Penuh
324.000 PM

Kebutuhan beras melonjak ke 21,06 Ton/hari (421,2 Ton/bulan), ayam 32,08 Ton/hari, dan sayuran 48,60 Ton/hari. Diperlukan konsorsium petani lokal Situbondo untuk menjaga stabilitas stok.